UNIVERSITAS INDONESIA
Veritas, Probitas, Justisia
IMS FTUI 2014
Integratif dan Kontributif
Civil Engineering
Proud To Be Civil Engineer
CENS UI 2013
Contribute to our country
OIM FTUI 2014
Ayo sipil pasti bisa rebut juara !!! #SemangatBerprestasi
Jumat, 20 Mei 2011
Rabu, 04 Mei 2011
Zat Adiktif Pengurai Plastik Kurangi Kerusakan Lingkungan
Jakarta (ANTARA News) - Zat adiktif, Oxium, dapat mempercepat terjadinya proses degradasi plastik dalam waktu kurang lebih dua tahun sehingga mendukung pengurangan kerusakan lingkungan yang sudah semakin parah.
"Oxium membuat plastik menjadi ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagi manusia sehingga menjadi solusi aman dan bijak untuk lingkungan," kata Presiden Direktur PT Tirta Marta Sugiano Tandjo kepada pers di Jakarta, Selasa.
Selasa, 03 Mei 2011
Waspada Sesar Grindulu (2)
lanjutan dari Waspada Sesar Grindulu (1))
Indonesia memang memiliki karakter kegempaan mirip Jepang. Namun,menurut pakar gempa dari Laboratorium Gempa Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Danny Hilman Natawijadja, negeri ini belum memiliki informasi semua sesar penyebab gempa.
Ia menilai, karena minimnya informasi teknis, ada tafsiran salah kaprah dari beberapa pengamat kegempaan. dia mengakui, memang ada patahan aktif di Jawa. Tetapi sebagian besar belum terpetakan dengan baik. "Termasuk daerah Jawa Timur yang disebut gempa tremor," ujarnya.
Danny menilai, yang telah teridentifikasi dengan cukup baik hanya Patahan Lembnag dan Cimandiri (Opak). "Itu pun sampai sekarang tidak ada seorang pun yang tahu secara pasti di mana posisi Sesar Opak itu," ungkapnya.
Ia khawatir, jika banyak orang menghubungkan kejadian gemuruh di Pacitan dan gempa di Jepang dengan beberapa sesar di Pulau Jawa, muncul persepsi yang salah. Sebab belum banyak penelitian tentang sesar di Jawa.
Senada dengan Danny, Ketua Kekompok Keilmuan Geoteknik pada Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB, Mahsyus Irsyam, mengungkap bahwa beberapa gempa di Indonesia yang telah diketahui episentrumnya ternyata belum diketahui sesarnya. Padahal, data sesar itu bisa menjadi dasar utnuk prediksi bencana.
Akibatnya, dalam peta gempa Indonesia masih banyak sesar yang tidak diketahui. "Akan selalu ada gempa besar yang lolos dari perkiraan," katanya pada saat konferensi pers terkait gempa bumi Tohoku, Jepang, Jumat pekan lalu.
Lokasi sesar sebenarnya bisa terdeteksi bila terpantau seismograf dan masuk dalam pantauan sistem oenentuan posisi global (GPS). Kerapatan seismograf dan kedekatan dengan sesar aktif menjadi syarat utama.
Sialnya, menurit ahli seismologi dari FITB ITB, Sri Widiyantoro, wilayah Indonesia uang memliki luas lima kali dibandingkan Jepang hanya memiliki 10% dari jumlah seismograf yang dipasang di Jepang. "Jepang memiliki jaringan seismograf amat rapat, yakni setiap 20 kilometer, degan total lebih dari 1000 buah yang dipasang di seluruh negeri," ujarnya.
menurut ahli deformasi kerak bumi Irwan Meilano, di Jepang ada 1.232 jaringan GPS yang secara kontinu mengirim data untuk mendeteksi getaran berfrekuaensi 1hertz, memberikan satudata dalam satu detik. Bahkan beberapa di antaranya menyajikan data realtime. Selain data dari seismograf dan GPS, data tsunai purba (paleotsunami) yang terjadi sebelum kalender Masehi juga sangat penting untuk prediksi kapan tsunami akan terjadi lagi.
Pada saat ini, Indonesia hanya memiliki 150 seismograf. Bahkan, sebelum gempa aceh 2004 yang menyebabkan tsunami, hanya ada 50 seismograf. sedangkan alat akselograf --alat pencatat getaran horizontal yang mempengarihu bangunan-- di Indonesia ada 150 buah.
Karena itu, para pakar kebumian mendesak pemerintah agar segera melekukan perbaikan. Jangan sampai bencana mirip di Jepang terjadi di Indonesia, sementara infrastruktur untuk mengatasi bencana itu masih amburadul.
Heru Pamuji, Sandika Prihatnala, dan Arif Sujamiko
Sumber: Majalah GATRA Maret 2011
Kamis, 28 April 2011
For Your Info – 3
Hutang negara Indonesia per Juli 2010 adalah sebesar 1,727 triliun rupiah.
Abdullah Dahlan (Aktivis ICW), Seminar Keterbukaan Informasi Publik dan Transparansi Anggaran, Suara Mahasiswa UI, April 2011
Berdasarkan Transparency International Indonesia (TII), Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2010 masih stagnan di skor 2,8 dan berada di posisi 110 dari 178 negara, tidak berubah dibandingkan tahun 2009.
Irfani Maqoma (Fakultas Hukum UI 2009), dalam esai “Keterbukaan Informasi Publik, Mengapa
Penting?”
Perayaan Hari Air Dunia
Dalam rangka merayakan Hari Air Dunia 2011, IPTEK IMS FTUI akan menyelenggarakan Festival Hari Air dan Seminar Hari Air.
Festival Hari Air
Tempat : Balairung Universitas Indonesia Depok
Hari/Tanggal : Sabtu 30 April 2011
Lomba-lomba:
Festival Hari Air
Tempat : Balairung Universitas Indonesia Depok
Hari/Tanggal : Sabtu 30 April 2011
Lomba-lomba:
Waspada Sesar Grindulu (1)
Aktivitas tektonik menggoyang Sesar Grindulu di selatan Jawa Timur. Pulau Jawa masih rentan gempa lantaran dilewati tiga sesar besar. memiliki karakter yang sama dengan Jepang.
Seperti halnya Jepang yang baru saja diguncang gempa hebat hingga menimbulkan bencana tsunami terbesar di “negeri matahari terbit” itu, wilayah Indonesia juga termasuk kawasan rawan gempa. Sebab hampir seluruh kawasan Nusantara, terutama Pulau Jawa dan Sumatera, dilewati sabuk gunung berapi.
Jumat, 22 April 2011
Rabu, 06 April 2011
Selasa, 05 April 2011
For Your Info - 2
Teleskop luar angkasa Hubble berbobot 12 ton (10.896 kg), panjannya (13,1 meter), dan biaya pembangunannya $ 2,1 miliar.
Tikus berkembangbiak sangat cepat. Dalam 18 bulan dua tikus dapat memiliki lebih dari 1 juta keturunan.
Tikus berkembangbiak sangat cepat. Dalam 18 bulan dua tikus dapat memiliki lebih dari 1 juta keturunan.
Planet terpanas di tata surya adalah Venus, dengan suhu permukaan diperkirakan 864 F (462 C).












